NEWS Pangkajane Sidenreng – SPPG Balocci Kassi tampil sebagai model pemenuhan gizi berkelanjutan di Kabupaten Pangkep. Pengelola menghadirkan sistem layanan makanan sehat yang terencana, higienis, dan berbasis kebutuhan masyarakat setempat. Program ini mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan warga, khususnya anak sekolah dan kelompok rentan.

SPPG Balocci Kassi mengelola proses penyediaan makanan mulai dari pemilihan bahan baku hingga distribusi secara terkontrol. Tim dapur memilih bahan pangan segar dari petani dan pelaku usaha lokal. Langkah ini tidak hanya menjamin kualitas gizi, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.
Baca Juga : Tinjau CKG di Sekolah, Mendikdasmen Tekankan Deteksi Dini Kesehatan Murid
Petugas menerapkan standar kebersihan ketat dalam setiap tahapan produksi. Mereka menjaga sanitasi dapur, memastikan peralatan steril, serta mengontrol kualitas air dan bahan makanan. Dengan manajemen yang disiplin, SPPG Balocci Kassi mampu menjaga konsistensi mutu sajian setiap hari.
Pemerintah daerah memberikan dukungan melalui pembinaan teknis dan pengawasan rutin. Dinas terkait melakukan evaluasi berkala untuk memastikan program berjalan sesuai standar kesehatan dan keamanan pangan. Selain itu, pengelola aktif mengedukasi penerima manfaat tentang pentingnya pola makan seimbang dan gaya hidup sehat.
SPPG Balocci Kassi juga mengembangkan konsep keberlanjutan dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh sepanjang tahun. Strategi ini membantu menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengurangi ketergantungan pada distribusi luar daerah.
Keberhasilan SPPG Balocci Kassi menarik perhatian sebagai contoh praktik baik di Pangkep. Pemerintah berharap model ini dapat direplikasi di wilayah lain guna memperluas akses makanan bergizi. Dengan komitmen kuat dan kolaborasi lintas sektor, SPPG Balocci Kassi terus memperkuat peran sebagai pusat pemenuhan gizi berkelanjutan yang berdampak nyata bagi masyarakat.