, ,

Desa Wisata Balleangin Pangkep Masuk Jadesta Kemenparekraf 2025

by -678 Views

News Pangkajane Sidenreng – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Desa Wisata Balleangin resmi masuk dalam Jaringan Desa Wisata (Jadesta) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) 2025. Penetapan ini menjadi pengakuan atas potensi wisata alam, budaya, dan kreativitas masyarakat yang dimiliki desa tersebut.

Desa Wisata Balleangin
Desa Wisata Balleangin Pangkep Masuk Jadesta Kemenparekraf 2025

Potensi Wisata Alam dan Budaya

Baca Juga : UI sampaikan maaf atas kekhilafan karena mengundang Peter Berkowitz

Balleangin dikenal sebagai desa dengan panorama alam indah, hamparan sawah, dan kawasan pegunungan yang masih asri. Selain itu, tradisi budaya lokal yang masih terjaga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Aktivitas masyarakat seperti pertanian, kerajinan, hingga kuliner khas daerah menjadi bagian dari paket wisata yang ditawarkan.

Kepala Desa Balleangin menyampaikan rasa syukur atas pengakuan ini. “Masuknya Desa Balleangin ke dalam Jadesta Kemenparekraf adalah kebanggaan bagi kami. Ini hasil kerja sama masyarakat yang terus menjaga kelestarian alam dan budaya,” ujarnya.

Dukungan Pemerintah Daerah

Bupati Pangkep memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Balleangin yang berhasil menjaga dan mengembangkan potensi wisata. Menurutnya, masuknya desa ini dalam Jadesta akan berdampak besar pada peningkatan kunjungan wisatawan sekaligus mendukung perekonomian lokal.

“Pemerintah daerah akan terus mendampingi Desa Balleangin, baik dari sisi infrastruktur, promosi, maupun pelatihan SDM pariwisata agar daya saingnya semakin kuat,” tegasnya.

Program Pengembangan Desa Wisata

Sebagai bagian dari Jadesta, Desa Balleangin akan mendapatkan berbagai bentuk pembinaan dari Kemenparekraf, mulai dari peningkatan kapasitas pengelola, digitalisasi promosi, hingga pengembangan produk ekonomi kreatif. Hal ini diharapkan mampu menjadikan Balleangin sebagai destinasi unggulan yang berkelanjutan.

Masyarakat desa pun menyambut baik program ini. Mereka percaya status baru ini akan membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan, sekaligus memperkenalkan budaya Balleangin ke level nasional bahkan internasional.

Harapan ke Depan

Dengan masuknya Balleangin ke dalam Jadesta 2025, desa ini berpeluang besar menjadi magnet baru pariwisata di Sulawesi Selatan. Pemerintah daerah dan Kemenparekraf berharap, pengembangan desa wisata tidak hanya berfokus pada jumlah kunjungan, tetapi juga menjaga kelestarian alam, budaya, serta kesejahteraan masyarakat setempat.

Penutup

Pengakuan Desa Wisata Balleangin sebagai bagian dari Jadesta Kemenparekraf 2025 menjadi tonggak penting dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Pangkep. Dengan dukungan penuh pemerintah dan partisipasi warga, Balleangin siap bersaing sebagai destinasi wisata berkelas nasional yang berkelanjutan.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.