NEWS Pangkajane Sidenreng — Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Senin (20/10/2025), untuk menyampaikan langsung belasungkawa dan penghormatan kepada keluarga prajurit TNI yang gugur saat bertugas menjaga wilayah perbatasan negara.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo didampingi sejumlah pejabat Kementerian Pertahanan dan perwakilan TNI. Ia disambut secara sederhana namun penuh haru oleh keluarga almarhum Sertu Andi Rahmat, prajurit asal Pangkep yang gugur dalam insiden bentrok bersenjata di perbatasan Papua–Papua Nugini awal bulan ini.
Baca Juga : Ditetapkan sebagai Kawasan Industri Proyek Strategis Nasional, Takalar Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru
“Saya datang ke sini bukan hanya sebagai Menteri Pertahanan, tetapi sebagai sesama prajurit yang merasa kehilangan. Sertu Andi Rahmat adalah pahlawan bangsa. Beliau gugur dalam tugas menjaga kedaulatan NKRI,” ujar Prabowo dengan nada tegas namun penuh empati di hadapan keluarga dan warga sekitar.
Janji Perhatian Penuh untuk Keluarga Prajurit
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyerahkan tali asih dan santunan dari pemerintah serta menyampaikan komitmen untuk memastikan masa depan keluarga prajurit gugur tetap terjamin. Ia menegaskan bahwa setiap anggota TNI yang gugur dalam tugas negara akan mendapatkan jaminan pendidikan bagi anak-anaknya dan dukungan ekonomi bagi keluarganya.
“Negara tidak akan melupakan jasa para pahlawan. Saya pastikan keluarga ini akan mendapatkan perhatian penuh dari Kementerian Pertahanan dan TNI,” tegasnya.
Istri almarhum, Nur Aisyah, tak kuasa menahan air mata saat menerima kunjungan tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah atas kepedulian yang diberikan. “Kami kehilangan sosok suami dan ayah terbaik, tapi kami bangga karena beliau gugur membela tanah air,” ujarnya lirih.
Pesan Kebanggaan dan Keteladanan
Prabowo juga menyampaikan pesan kepada generasi muda untuk meneladani semangat pengabdian Sertu Andi Rahmat dan para prajurit lainnya yang bertugas di wilayah perbatasan. Ia menekankan pentingnya rasa cinta tanah air dan disiplin militer sebagai pondasi pertahanan bangsa.
“Keberanian seperti ini harus menjadi inspirasi bagi kita semua. Indonesia membutuhkan generasi yang siap berkorban demi kedaulatan dan persatuan,” ujarnya.
Kunjungan tersebut diakhiri dengan doa bersama dan penghormatan militer di depan rumah duka. Ratusan warga Pangkep tampak hadir memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Sejumlah tokoh masyarakat setempat juga mengungkapkan kebanggaan bahwa salah satu putra daerah mereka telah gugur sebagai pahlawan bangsa.
Komitmen Kementerian Pertahanan
Kementerian Pertahanan memastikan akan terus memperkuat. Program kesejahteraan bagi prajurit aktif dan keluarga purnawirawan, termasuk peningkatan fasilitas pendidikan dan perumahan bagi keluarga prajurit gugur.








