News Panhkajane Sidenreng – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia menjadi istimewa bagi Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Di bawah kepemimpinan Bupati Yusran Lalogau, pemerintah daerah berhasil memborong lima penghargaan bergengsi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Penghargaan tersebut mencerminkan kinerja pemerintah daerah dalam pengelolaan pembangunan, keuangan, serta inovasi yang semakin progresif. Kepala Bappelitbangda Kabupaten Pangkep, Imam Takbir, menyebut penghargaan ini sebagai apresiasi atas capaian nyata dalam berbagai bidang. “Penghargaan ini bervariasi, ada yang tahun 2024 dan ada yang tahun 2025. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan dan bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga : Menteri Perumahan Digugat ke MA terkait Aturan Rumah Subsidi yang Untungkan Orang Kaya
Lima Penghargaan Bergengsi untuk Pangkep
Lima penghargaan yang berhasil diraih Pemkab Pangkep antara lain:
-
Kategori Kemantapan Jalan dan Kapasitas Fiskal, dengan rasio 1,024 persen, Pangkep menempati peringkat ketiga kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
-
Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah, Pangkep meraih peringkat kedua dengan nilai A untuk klaster kemampuan daerah rendah.
-
Pembangunan Ekonomi Biru, menempati peringkat kedua dengan skor Indonesia Blue Economy Index (IBEI).
-
Indeks Inovasi Daerah, dengan skor 65,82 persen, Pangkep berhasil meraih predikat Pemerintah Daerah Sangat Inovatif dan berada di posisi kedua se-Sulsel.
-
Pembangunan Ekonomi Hijau, berada di peringkat ketiga dengan skor Green Economy Index (GEI) 66,85 persen.
Bukti Kepemimpinan Progresif
Capaian ini menunjukkan arah pembangunan Pangkep yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan inovasi kebijakan. Bupati Yusran Lalogau dinilai mampu membawa Pangkep lebih adaptif terhadap tantangan zaman, terutama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, berkelanjutan, dan inovatif.
Sejumlah program prioritas, seperti perbaikan infrastruktur jalan, penguatan fiskal daerah, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi kelautan dan pesisir, menjadi fondasi keberhasilan Pangkep dalam meraih penghargaan ini.
Apresiasi Masyarakat
Bagi masyarakat, penghargaan ini bukan hanya simbol prestasi, tetapi juga wujud nyata kerja pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan. Keberhasilan dalam kategori Ekonomi Biru dan Hijau misalnya, menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan.
Sementara predikat Sangat Inovatif membuktikan bahwa Pangkep terus mendorong lahirnya terobosan baru di bidang pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
Motivasi ke Depan
Pemkab Pangkep menegaskan bahwa prestasi ini bukanlah akhir, melainkan pemacu semangat untuk bekerja lebih keras. “Kami ingin prestasi ini menjadi tradisi, bukan sekadar kebanggaan sesaat. Ke depan, pelayanan publik harus semakin prima dan pembangunan tetap berorientasi pada kepentingan rakyat,” tegas Bupati Yusran.
Kesimpulan
Dengan torehan lima penghargaan pada momentum HUT ke-80 RI, Pangkep di bawah kepemimpinan Yusran Lalogau berhasil menunjukkan bahwa kerja nyata pemerintah daerah dapat menghasilkan pengakuan di tingkat provinsi. Prestasi ini menjadi modal kuat bagi Pangkep untuk terus berinovasi, memperkuat ekonomi, serta menjaga keberlanjutan lingkungan demi masa depan masyarakat yang lebih sejahtera.








