NEWS Pangkajane Sidenreng – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, terus memprioritaskan program pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan warga. Berbagai program strategis diluncurkan untuk mendukung sektor UMKM, pertanian, perikanan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa.

Dorong Kemandirian Ekonomi Berbasis Potensi Lokal
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan fokus utama pembangunan daerah pada tahun 2025. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi rakyat berbasis potensi lokal.
Baca Juga : Pemkot Palangka Raya Kembangkan Produk Lokal Berbasis Rotan
“Kami ingin masyarakat Pangkep tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi pelaku aktif yang berdaya dan mandiri. Program pemberdayaan ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan secara berkelanjutan,” ujar Yusran di sela rapat koordinasi pembangunan daerah, Kamis (7/11/2025).
Menurutnya, potensi besar di sektor kelautan, pertanian, dan pariwisata harus dimanfaatkan secara optimal melalui pelatihan, bantuan permodalan, serta pendampingan berkelanjutan bagi pelaku usaha lokal.
Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pangkep, Andi Surahman, menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci sukses program pemberdayaan ini. Pemerintah desa didorong untuk aktif berinovasi dalam pengelolaan dana desa agar berorientasi pada peningkatan ekonomi masyarakat.
“Kami memberikan ruang bagi desa untuk berkreasi dalam mengembangkan potensi masing-masing. Beberapa desa telah berhasil membentuk BUMDes produktif dan membuka lapangan kerja baru untuk warga setempat,” jelasnya.
Ia menambahkan, selain sektor ekonomi, Pemkab Pangkep juga menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan keterampilan agar masyarakat memiliki daya saing di era digital.
Dampak Nyata bagi Masyarakat
Salah satu penerima manfaat program pemberdayaan, Nur Aisyah, pelaku UMKM di Kecamatan Labakkang, mengaku program tersebut membantu pelaku usaha kecil meningkatkan kualitas dan jangkauan pemasaran produk.
“Dulu kami hanya jualan di pasar lokal, tapi setelah mendapat pelatihan dan dukungan pemasaran digital, penjualan kami meningkat. Pemerintah benar-benar membantu kami naik kelas,” ujarnya.
Dengan langkah konsisten ini, Pemerintah Kabupaten Pangkep berharap mampu membangun masyarakat yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah berbasis partisipasi masyarakat.








